Jumat, 14 Oktober 2016

Sejenak.

Ayah..
Diantara waktu yang berjalan, berlari, berputar, berderap, bergulir, dan berlalu..
Aku masih saja anak perempuan kecilmu yang selalu merindukan hangatnya nasihat, perhatian, dan tutur semangat darimu..

Ayah yang tahu seberapa usahaku untuk menjadi salah seorang dengan profesi ini sejak dulu,
tapi kau tak datang saat prosesi sumpahku,
kau tak melihat aku dengan setelan putihku,
kau tak mendengar cerita masa insipku..

Mungkin belum rezeki kita berdua ya Ay..





Tak apa Yah.
Aku mengerti.





Maka semoga Allah meridhai amal ibadahmu dan mengampuni segala khilaf dan dosa-dosa ayah..
Semua yang telah kau didik, ajar, dan kau tanamkan pada kami.. semoga menjadi pemberat kebaikanmu..
Mudah-mudahan kita dikumpulkan Allah di jannah-Nya,
dalam sebaik-baik jiwa sebaik-baik amal..





Spa. Bulan terakhir insip.

Selasa, 26 Juli 2016

The New Me (?)

Hi napoo..
Lama tak menyentuhmu..
Beberapa keduniawian telah menyita waktuku, hehe..

Yah, sudah banyak yang berubah..
Baik di luar sana, maupun di dalam sini..

Dari mulai profesiku, status, komponen keluarga, dan lain lain dan sebagainya..
tapi semuanya sama sekali tidak mengubah tujuan akhir ku..

----------------------------------------------------------------------------------------------------

Di post pertamaku setelah sekian lama tertidur, aku cuma pingin bilang,

RINDUUUUUUUU SEKALIIIIII SAMAAA AAAYYYAAAAAAAAHHH

. . . . . . . (i said it with tears) . . . . . .


Jika Ayah dapat melihat aku,
pasti Ay sedang melemparkan senyum biasamu itu ya Yah
Jika Ay ada didekatku,
pasti Ay langsung mengusap kepalaku, menyeka air mataku,
memelukku...


Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fuanhu..

----------------------------------------------------------------------------------------------------

Buat kalian yang masih diberi kesempatan berbakti kepada kedua orangtua, maksimalkanlah, upayakan yang terbaik, temani kemana mereka ingin, bicaralah dan ajak mereka bercerita, ungkapkan rasa sayangmu, dengan kata kata atau dengan sikap terindah.


to: 

Ditulis saat masih insip di Spa.

Jumat, 01 Februari 2013

Bedah Cetarrr

Napo!
Yah.. Udah lama ga ngepost euy..
Bedah gitu lhoo..
Hehehee =P

Jadi bingung mau cerita dari mana..
Banyak banget rasanya yang mau ditumpahin..

Pertama~~~~

Kejadian ini terjadi pas suatu jaga malam. Salah seorang DM (dokter muda) bedah temen gue dapet ngerjain planning bawa pasien buat foto CT Scan ke Radiologi. Pasiennya terjadi penurunan kesadaran.. Dan apa yang terjadi?
Karna si Uni *nama samaran* lagi panik, jadilah dia dan residen (sebutan buat dokter umum yg lagi sekolah spesialis) bedah yang mau bawa tu pasien melakukan kecerobohan.
Pasien yang mau mereka bawa kan terpasang oksigen nasal kanul (selang oksigen), nah karna saking buru-burunya, mereka dorong pasien ke radiologi berselang oksigen tadi tanpa ada TABUNG OKSIGEN menyertai!
Can you imagine that guys?
(---__________________---")
Ohmaigot!
Sama aja bohong. Tu pasien di tengah jalan lgsg megap-megap kaya ikan mujair di baskom dapur. Huhuhu... Seketika juga, si Uni tadi langsung maraton ngambil tabung oksigen. Dan pasien pun relaks kembali. Huffyuh...





Kedua~~~

[Kejadian ini terjadi waktu jaga di malam yang sama dengan yang di cerita sebelumnya]
Ada lumayan lah, 12 orang yang jaga malam itu..
Tiba-tiba salah seorang DM nyeletuk: "Hadooh... yang jaga malem ini kelas berat semua ya?"
Seketika dm di situ saling menatap. 'what the meaning of kelas berat, sih?' (-,-)
Tapi karena tatapan si DM yang nomong tadi arahnya ke tiga orang DM lain yang badannya agak gemuk, semua jadi bisa menyimpulkan...
Dan Kebetulan tu anak yang nyeloteh barusan emang unya boti (body tipis), so dia nyerocos begitu karena dia kesempitan berada di lapak anak bedah (sebuah area lantai 2x1 meter beralas tikar yang terletak di pojok IGD di samping WC. *Miris).. Pas liat ke arah PPDS nya.. Rupanya beberapa dari mereka yang jaga malem itu kelas berat juga. Ckck...
Heuheuu sabar ya ne..



**Cerita-cerita selanjutnya entar lagi dah... ikan bobo duluu... -o-

Senin, 24 Desember 2012

broken-Soul-loooong

Jiwa... oh jiwa...
empat kata yang bisa mengubah tembok jadi hutan,
air mata jadi cekikikan,
bahkan bisikan jadi pembunuhan, huwoo seyeemm...

Jadi kan suatu hari suatu pagi suatu senin (kl ga salah inget),
ada temen aku, dia mau maju Baca (sebutan buat presentasi di koas-world) terus dia hilang! padahal beberapa menit lagi emang giliran dia maju. Nah pas lagi mikir-mikir nyari kemana raibnya si kawan, rupanya ada telfon dari dia ke hape temen....
"Ja, tolong jemput pasien preskas ku ya"
"Oh, dimana?"
"Balee Mawar"
"Oh, okeh"
dan dia tiba2 merapat ke arah ku...
"Teh(sebutan kakak, bhs sunda), dimana balai mawar?"
"Yaelah udah minggu tiga kaga tau? (-___________-)"
"Haha.. =p"
Alhasil jalan lah kami bedua ke arah balee rempong itu (Disana pasien padaaa hebrong.. dari mulai logorrhea, manik, depresi, katatonik, dan rupa rupa lainnya).

Ga lama kemudian kami dapet deh sang pasien yang jadi incaran tersebut. Pas lapor sama kepala balee nya dia bilang, "Dek, kalau mau pinjem pasien, bikin bon dulu ya"
Kami saling pandang, sesaat, merasa ini aneh dan make us hectic!"

Untuk sekejap kami merasa bahwa kami lagi minjem LCD atau Accu check (alat buat ngecek glukosa darah) atau benda-benda lain yg biasa jadi brg pinjam meminjam... Namun kan yang akan kami pinjam adalah sebuah orang, maksud saya seseorang, setubuh manusia, dia bernyawa... dan tetep pake bon. (-______________-)

kepala ruangan tadi juga bilang:
"Dek, kalau pasiennya kabur, kalian kejar dan tangkep yaach.."

Kami saling pandang lagi, cengo (sambil pura-pura mikir), lalu gue dengan putus asa berkata "Aku ga sanggup, Ja, aku lemes"..
reja: "Aku sakit. Yaudah kita biarin ajah"
Aku: "Iya... biarin aja yuk"
Haha *emang gila tidak bertanggungsjawab dan tidak bermoril (apa coba?)*

Singkat cerita, jalanlah kami bertiga, Gue-Pasien-Reja.
Dan pasien pun terpincang.
Nah loh?
"Bang, ko jalannya kayak pincang gitu?"
"Oh.. Ini bekas ditembak.."
"Oh.. Siapa yang tembak?"
"Oh.. Polisi.."
"OOOOhhhh...." (mangap deh kami bedua)

---- sesampainya di ruang Baca----
Barulah terbongkar bahwasanya pasien yang barusan kami jemput dari balee adalah seorang
KRIMINAL. KRIMINAL guys! KRIMINAAAALLLLL!!!! AAAAAaaaaaarrrgghhhh.....!!! *lemes*
Jam terbangnya cukup banyak.
Dia ber-riwayat sudah pernah melakukan percobaan pembunuhan. bahkan dari tiga orang yang ia coba bunuh, yang meninggalnya dua orang! dan itu di pasar! (apa hubungannya coba? :p)
Dia juga pernah mencekik mati wanita sampai mati... dan lain-lain sebagainya...

Apa banget dong??!
Kenapa kami tadi sesantai itu..
*nasi sudah menjadi lontong..
si pasien kriminal sudah satu ruang dengan kami*



 November 2012

Kamis, 08 November 2012

Delusimu

Salam napoleon.
Langit di sini masih dengan mendungnya sedari pagi,
walau kadang jatuh menetes kecil, tapi tak cukup bertahan lama..

Dan mereka yang di sana pun semakin punya banyak urusan,
sulit sekali untuk sekedar bertegur sapa.

....
Napo!
Belakangan ini, ada saja pengganggu.
Tidak pernah bisa diam,
mengacau berkicau di kehidupanku.

Entah angin macam apa yang merasukinya
sampai-sampai tega menjerat orang lain di luar lingkaran.

Melihat biji matanya saja tidak pernah.
Menyalaminya apalagi.
Tapi kenapa bisa separah ini?

Hanya asal kau tahu saja.
Bahwa semua ini tidak lebih dari
seonggok delusi murahanmu.

Dan semakin kau berusaha menjatuhkanku,
Akan semakin besar kekuatanku untuk berdiri tegap dan berlari.
.
Bukan untuk melawanmu,
melainkan mendoakanmu.

Jumat, 21 September 2012

BW. Belepotan weekend -____-

Sebagai prajurit kul-kel, kami kebagian side-job yang lumayan heboh untuk weekend ini..
Soalnya departemen ini mau ngadain acara sejenis simposium gitu (temennya simpanse kali tuh)..
Jadi beragam manusia yang ada di poli saat itu ribet lau lalang kayak di terminal gedebage..

1-- "Aku follow pasien dulu yah.. Ada yang mau ikut? Haha.."
Dia Pegang pasien ruangan (bayi dermatitis karna gibur *gizi buruk*)

2-- "Yee! Pasien aku ahirnya pulaang... Haa padahal kemarin harusnya dia pulang, tapi sodara2nya pada mau jengukin dia, jadi diundur hari ini deh.. Hahah yaudadeh"
Dia pegang pasien MH *morbus hansen alias lepra*

3-- "Wih! Pasien aku parah bangett... Udah gabisa diapa-apain itu mulutnyaah.. Seediih..."
Yang ini pegang pasien SJS *Steven Jhonson syndrome*

4-- "Panggil anak ilmiah sekarang.." *sebutan buat DM (dokter muda) yang kebagian di seksi ilmiah simposium)* Dan tiga anak lugu pun masuk ke ruangan meeting..
Mereka ngeditin slide, print print, dll.. (sabar ya temans..)

5--"Anak acara mana?" Dan kemudian 3 anak lucu pun masuk dengan polosnya, mencatat apa-apa yang musti dilakukan besok buat di simpanse eh simposium itu lagi..

6-- "Tolong (follow) pasien ini dong.." Salah satu anak acara terpaksa harus pegang pasien ini, lalu pasien itu, dan ga lama kemudian.. "Siapa jatah di ruangan sekarang? Ada pasien baru dikonsul nih".. Dan dia pun dengan terharu ahirnya mengambil posisi itu.. Hiks, sayang juga dia, padahal itu lagi giliran saya yang pegang pasien ruangan, tapi berhubung lagi ringsek meeting sama para pejabat, jadinya di lempar ke dia.. Maafkan akuu teman... :( huhu

7-- "Kamu. Ikut Saya shopping dulu yaa belanja buat kebutuhan besok" Dan dia pun lenyap dari poli seketika.. (demi apa lah, pagi-pagi malah syoping sama spesialis -___- hahah)

8-- "Gimana cd nya? Udah selesai di burn semua?" (200 cd gituh secara, di burn dalam waktu semalem. Wuiss)

9-- "Kalian siapin gelas, serbet, jaga konsumsi yaa buat besokk.." Dan lima wanita pun mendapat kerjaan baru... (Sabar yaa kaak.. heuu)

10-- "Kamu pasang spanduk ya. naikin lagi ke atas.." Dan DM pria pun beraksi...

11-- "Happy birthdaaay baang.." Di saat lagi repot luar biasa ini, ada pula yang ulang tahun lah.. Emang perfecto..

12-- Udah mulai ada yang ngambek-ngambekan

13-- Satu demi satu pada bete..

14-- 15-- 16-- dst... Kami udah semaput, ilang tenaga... dan Kabur pulaangg...!!

Hyuff.
Besok dan lusa adalah hari H,
selasa kumpulin paper tugas ilmiah,
rabunya BACAA !!!
GOD, HELP MEEEE.................

Semoga BACA dapet nilai tinggi. AMin.

Rabu, 19 September 2012

Awan ?

Awan


Ringan, tidak membebani diri, memberi bahagia yang lain
Meneduhkan, membuat tenang
Memberi harapan, mewujudkan

*Banyak pencerahan hari ini.. *bersambung..